Mengenai CFM
Apa itu CFM
Ikuti saja alurnya
Customer Flow Management adalah mengenai cara mengatur alur pelayanan pelanggan dan pengalaman yang mereka rasakan selama di area pelayanan.
Mengenai CFM
Membaca tulisan “Customer Flow Management” terkesan hanya seperti susunan tiga kata saja, tetapi sebenarnya merupakan suatu metodologi yang menciptakan kesan bisnis yang besar.
CFM adalah semua yang berkaitan dengan cara mengatur alur pelayanan pelanggan anda dan pengalaman mereka sejak pelanggan pertama kali menghubungi perusahaan anda sampai pelayanan terakhir diberikan. Di dalam CFM juga menyediakan fasilitas untuk menangkap umpan balik pelanggan setelah mereka menerima layanan tersebut.
Kenapa Anda harus peduli?
Apakah anda tertarik untuk meningkatkan penjualan, produktifitas, dan mengurangi biaya?
Dan apakah anda tertarik dalam melakukan ini untuk memastikan bahwa pelanggan yang tepat ada pada tempat dan waktu yang tepat – dan apakah dilayani oleh staf yang tepat?
Apakah anda tertarik untuk meningkatkan pelanggan anda dan kepuasan staf dengan mengurangi waktu yang dirasakan saat menunggu?
Apakah anda ingin menciptakan sebuah lingkungan yang nyaman dan menerapkan sebuah proses menunggu yang terkendali dan adil untuk pelanggan anda?
Apakah anda ingin membuat data dan pandangan mengenai bagaimana perilaku pelanggan anda dan bagaimana staf anda melayani mereka? Data yang dapat membantu anda meningkatkan proses bisnis dan meningkatkan standar pelayanan pelanggan?
Jika anda bilang ya terhadap semua pertanyaan diatas, maka CFM pantas untuk diselidiki. Metodologi CFM kami meliputi enam area yang akan menjawab semua pertanyaan diatas.
Bagaimana cara kerjanya?
Pertama anda perlu memahami alur pelayanan pelanggan anda dan bagaimana hal itu mempengaruhi pelanggan, staf dan operasional kerja. CFM akan membantu anda untuk mengubah pemahaman tersebut menjadi sebuah kenyataan.
Pengembangan dalam alur pelayanan pelanggan sering kali membutuhkan arahan dari sebuah sistem CFM, diterapkan untuk mencapai target-target peningkatan dan Tolok Ukur Prestasi atau lebih dikenal dengan istilah Key Performance Indicators (KPI). Kami mengetahui bahwa sebuah sistem yang diterapkan tanpa pengetahuan CFM akan sering kali lebih buruk hasilnya dibandingkan tanpa ada suatu sistem sama sekali.
Kemudian, enam tahapan metodologi CFM membantu kita memahami berbagai tantangan yang anda hadapi dan kemungkinan-kemungkinan dari layanan kerja anda.

Dan itu ternyata bekerja
Berbagai manfaat dari CFM adalah signifikan. Dalam penjualan jangka pendek dan produktifitas dapat tumbuh sampai 30% dan biaya-biaya mengalami penurunan sampai 30%. CFM juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan staf. Itu dapat menciptakan sebuah atmosfir yang tenang dengan sebuah proses menunggu yang terkendali dan adil.
Lebih lanjut lagi, CFM dapat membentuk data dan wawasan untuk mengarahkan peningkatan bisnis yang sedang berlangsung dalam sebuah perspektif jangka panjang.
Contoh nyata dari konsep CFM adalah bukti empiris dari para pelaku bisnis ritel, bank, rumah sakit dan pelayanan umum yang sudah menerapkan CFM dengan hasil yang sukses. Waktu demi waktu pendekatan tersebut telah terbukti dalam berbagai bentuk:
- Telah terbukti: sistem CFM telah ada dan dikembangkan lebih dari 30 tahun.
- Pasar yang mandiri: CFM telah sukses diterapkan di lebih dari 122 negara.
- Industri yang mandiri: CFM telah diterapkan ke sejumlah sektor industri di seluruh dunia.
- Benar-benar teruji: terdapat sedikitnya 51.800 solusi yang diterapkan di seluruh dunia.
- Diterima dengan baik oleh para penggunanya: diperkirakan terdapat 1,8 milyar pengguna, seperempat dari populasi dunia, dilayani oleh sistem CFM setiap tahunnya.
|
|

